Copywriter itu apa? Yuk kenali 4 tugas seorang copywriter!

copywriting itu apa
Copywriting itu apa?

Mungkin banyak dari kalian yang bertanya, copywriter itu apa sih? Profesi ini cukup populer di kalangan digital marketing, namun masih banyak orang awam yang belum mengenal lebih jauh tentang profesi satu ini.

Copywriting sendiri adalah sebuah aktivitas atau pekerjaan menulis teks iklan atau materi publisitas. Meskipun tidak semua pekerjaan copywriter berhubungan dengan iklan. Ada juga beberapa copywriter yang menulis konten untuk berita, dengan tujuan memberikan informasi.

Lalu, apa saja ya tugas seorang copywriter? Yuk kenalan 4 tugas copywriter bareng Argia Academy!

Copywriter itu apa?

Pekerjaan seorang copywriter tidak semudah yang orang pikirkan. Pekerjaan ini membutuhkan keahlian khusus, selain dari aspek kreativitasnya.

Pekerjaan copywriter sendiri juga disesuaikan dengan tempat ia bekerja. Misal, seorang copywriter bekerja di media online, maka dia harus membuat tulisan menarik untuk kampanye berupa banner website, newsletter, dan lain sebagainya.

1. Menyajikan konten iklan

Bekerja yang berkaitan dengan iklan menuntut kreativitas yang tinggi. Menjadi copywriter memerlukan orang yang kreatif dan bertalenta.

Pekerjaan yang membutuhkan kreativitas seperti copywriter, akan mempengaruhi kegiatan pemasaran sebuah perusahaan. Pemasaran yang dimaksud bukan seperti sales, melainkan bagaimana seorang copywriter bisa memproduksi iklan yang mampu memasarkan produk.

Copywriter berhhubungan dengan citra perusahaan atau brand tertentu. Makanya, seorang copywriter dituntut untuk bisa memberikan konten yang out of the box dan juga one of the kind.

Kedua faktor yang sudah disebutkan di atas akan menentukan apakah konten yang kamu buat cukup persuasif, sehingga para calon konsumen tertarik membeli produk atau jasa dari perusahaanmu.

Tantangan selanjutnya yang dihadapi oleh seorang copywriter adalah kemampuannya bekerja sesuai deadline. Dengan waktu yang terbatas, kamu harus mampu berpikir kreatif dan persuasif. Nah, apakah kamu bisa menghadapi rangkaian tantangan di atas?

2. Copywriter harus cermat

Buat kamu yang sering bertanya copywriter itu apa, mungkin belum mengetahui bahwa profesi ini memerlukan kecermatan dalam melakukan pengamatan. Pengamatan apa sih?

Nah, sebelum kamu membuat konten iklan untuk sebuah produk atau jasa, kamu perlu untuk melakukan pengamatan. Tahap ini dilakukan untuk mengetahui konten seperti apa yang sesuai dengan sasaran dari brand dan isu apa saja yang sekarang sedang hangat.

Dengan melakukan observasi, konten yang kamu buat bisa sesuai dengan keinginan perusahaan dan lebih tepat sasaran, serta memenuhi ekspektasi.

Bagi kalian yang sering bertanya copywriter itu apa pasti sudah tahu kalau pekerjaan ini menuntut adanya kreativitas dan kemampuan untuk merangkai kata-kata yang menjual. Karenanya, kekuatan utama dan dasar fundamental dalam pekerjaan ini adalah membuat copy (kata-kata).

Untuk bisa melakukan perencanaan yang tepat, kamu juga perlu untuk melakukan wawancara, penelitian, dan proses editing untuk produk atau jasa yang kamu tawarkan.

3. Copywriter harus bisa jadi siapa saja

Copywriter itu apa? Pekerjaan yang dilakukan copywriter berhubungan dengan target sasaran dan klien, keduanya memiliki latar yang beragam. Untuk itu, sebagai copywriter, kamu harus bisa fleksibel dan menyesuaikan diri dengan profil atau identitas yang sedang kamu wakilkan

Hal ini diperlukan khususnya ketika seorang copywriter sedang membuat konten. Semisal, kamu membuat konten untuk produk atau jasa yang target pasarnya adalah anak-anak usia 5-10 tahun. Kamu harus bisa memposisikan dirimu sebagai anak kecil. Hal ini juga berlaku ketika kamu menulis iklan untuk orang dewasa.

Itulah alasannya seorang copywriter harus mempunyai kemampuan observasi. Melalui pengamatan yang cermat, kamu bisa mempelajari profil yang akan kamu wakilkan. Supaya kamu juga bisa menyesuaikan diri dalam membuat tulisan. Selain itu, seorang copywriter juga akan terus berhubungan dengan klien ketika ada ketentuan atau keinginan mereka yang berbeda-beda.

Tuntutan klien harus bisa dikabulkan, atau kamu juga bisa melakukan negosiasi dengan konsen konten yang akan dibuat oleh seorang copywriter. Tapi, kamu juga perlu tahu bahwa hal tersebut bukanlah hal yang mudah!

4. Mampu memahami penggunaan beragam platform

Copywriter itu apa? Copywriter menulis konten sesuai dengan karakteristiknya masing-masing. Contohnya menulis konten untuk Twitter, maka karakteristiknya adalah ada batasan karakter, di mana konten iklan yang kamu desain harus jelas dan langsung dipahami.

Berbeda dengan konten iklan untuk blog, format dan gaya penulisannya tentu akan berbeda dengan tulisan di Twitter. Dengan jumlah kata yang tidak terbatas, kamu bisa memanfaatkannya untuk membuat konten iklan yang lebih komprehensif.

Buat kalian yang mau jadi copywriter, yuk belajar ilmunya di Argia Academy! Kalian bisa ikut kelas kursus singkat dan sertifikasi BNSP Argia Academy. Daftarnya di sini ya!

0 0 votes
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
0
Would love your thoughts, please comment.x
()
x