6 PHP FrameworkTerbaik, Kalian Harus Tau!

Dalam dunia pemrograman komputer istilah Framework tentu sudah tidak asing lagi, dan bisa dipastikan orang-orang  yang berkecimpung dalam dunia pemrograman sudah pernah menggunakannya untuk membuat aplikasi baik berbasis desktop maupun web. Akan tetapi banyak juga yang belum mengetahui apa itu Framework. Oke, Framework itu sendiri adalah  sebuah kerangka kerja yang digunakan untuk mempermudah para developer software dalam membuat dan mengembangkan aplikasi. Framework tersebut berisikan perintah dan fungsi dasar yang umum digunakan untuk membangun sebuah software aplikasi sehingga diharapkan aplikasi dapat dibangun dengan lebih cepat serta tersusun dan terstruktur dengan cukup rapi.

Framework khususnya framework berbasis PHP, dalam penerapannya sangat membantu para developer dalam membuat sebuah website. Ini dia diantaranya fungsi dari framework:

  1. Mempercepat proses pembuatan aplikasi baik itu aplikasi berbasis desktop, mobile ataupun web.
  2. Membantu para developer dalam perencanaan, pembuatan dan pemeliharaan sebuah aplikasi.
  3. Aplikasi yang dihasilkan menjadi lebih stabil dan handal, hal ini dikarenakan Framework sudah melalui proses uji baik itu stabilitas dan juga kehandalannya.
  4. Memudahkan para developer dalam membaca code program dan lebih mudah dalam mencari bugs.
  5. Memiliki tingkat keamanan yang lebih, hal ini dikarenakan Framework telah mengantisipasi cela – cela keamanan yang mungkin timbul.
  6. Mempermudah developer dalam mendokumentasikan aplikasi atau website yang sedang dibangun.

 

Dengan fungsi yang sedemikian rupa, banyak sekali framework yang mulai bermunculan dengan kelebihan dan kekurangan masih-masing. Dan kali ini Argia Academy akan menyajikan kepada kalian 6 Framework PHP Terbaik yang harus kalian tau. Apa saja itu? Simak artikel berikut!

 

  1. Laravel

 

Laravel ini adalah salah satu framework berbasis MVC(Model View Controller) yang sudah sangat familiar di kalang para programmer atau developer.  Framework ini dikenal karena memiliki syntax yang mudah dipahami dan digunakan. Dengan Laravel, website dan aplikasi dapat dikembangkan dalam waktu singkat. Bahkan Anda tidak perlu memikirkan pekerjaan-pekerjaan dasar karena Laravel telah menyediakan beberapa fungsi yang bisa langsung digunakan. Karena kemudahannya itulah, Laravel menjadi pilihan yang terbaik bagi yang masih baru di dunia PHP framework.

 

Keunggulan :

  1. Memiliki syntax yang mudah dipahami dan dipelajari. Dan dokumentasi yang disediakan cukup baik dan struktur.
  2. Fungsionalitas intinya dapat dikembangkan dengan menggunakan add-ons.
  3. Menyediakan fungsi bawaan untuk mengelola routing, manajemen user, caching, dan lain sebagainya.
  4. Terintegrasi dengan library dan platform pihak ketiga, seperti AWS.
  5. Menjalankan task secara asynchronouslydi background untuk meningkatkan performa.
  6. Menyediakan sistem pemindahan database yang tidak seperti framework PHP lainnya. Jika seorang programmer menggunakan framework Laravel, programmer tersebut tidak perlu repot untuk membuat kode mySQL untuk melakukan migrasi database.

 

  1. Codeigniter

 

Sama dengan Laravel, Codeigniter juga framework berbasis MVC yang banyak dikenal di kalangan para developer. Dengan basis MVC ini, pengguna Codeigniter bisa melakukan pengembangan website tanpa menyita banyak ruang. Untuk para programmer pemula tak perlu khawatir, karena codeigniter menyediakan tutorial yang lengkap sehingga bisa dipelajari dengan mudah.

 

Keunggulan:

  1. Framework ringan dengan performa yang dapat diandalkan.
  2. Mudah dipahami dan digunakan berkat adanya informasi bantuan dan tutorial.
  3. Membuat aplikasi yang mudah diskalakan dengan menggunakan arsitektur framework berbasis MVC.
  4. Dokumentasi yang bagus. Saat kalian mendownloadnya, telah disertakan dengan dokumentasi yang berisi pengantar, tutorial, bagaimana panduan penggunaan, serta referensi dokumentasi untuk komponen-komponennya.
  5. Kompitabilitas dengan Hosting. CodeIgniter mampu berjalan dengan baik pada hampirsemua platfom hosting. CodeIgniter juga mendukung database-database paling umum, termasuk MySQL
  6. Sedikit Konfigurasi. Konfigurasi CodeIgniter terletak di folder aplication/config. CodeIgniter tidak membutuhkan konfigurasi yang rumit, bahkan untuk mencoba menjalankannya, tanpa melakukan konfigurasi sedikitpun ia sudah bisa berjalan.

 

  1. Symfony

 

Menyusul Laravel dan Codeigniter diurutan ketiga, Symfony ini menjadi framework yang cukup populer. Framework ini adalah salah satu dari sekian banyak framework yang ditulis dalam php, symfony di rilis pada tahun 2005 oleh Fabien Potencier. Symfony disusun sesuai standar PSR (PHP standard recommendations) sehingga kualitas dari symfony tidak perlu dipertanyakan lagi. Symfony secara keseluruhan dibuat dengan PHP 5, dan untuk koneksi database, symfony menggunakan doctrine sebagai providernya,symfony juga murni berbasi OOP (object oriented programing), lain halnya dengan php murni, di symfony kita tidak perlu menuliskan lagi kode PHP dari awal, karna symfony akan otomatis menggenerate class object untuk kita.

 

Keunggulan :

  1. Framework yang sangat fleksibel sehingga Anda dapat mengaktifkan masing-masing komponen.
  1. Menyediakan fungsionalitas testing bawaan.
  2. Memiliki informasi bantuan dan tutorial yang dapat diandalkan.
  3. Kompatible dengan banyak engine database seperti : MYSQL, ORACLE, MS SQL SERVER, dll)

 

Namun, sayangnya framework symfony ini sulit untuk dipahami dibandingkan dengan framework php lainnya, sehingga memperlukan waktu yang cukup lama untuk benar-benar memahami struktur pemrograman dalam framework symfony ini.

 

  1. CakePHP

 

Di awal tahun 2000-an, Cake PHP adalah PHP framework MVC pertama yang sukses diluncurkan di pasaran, di mana pada saat itu CakePHP ini merupakan inovasi baru dan sampai saat ini masih menjadi salah satu framework PHP terbaik dan terpopuler. Sesuai dengan namanya, CakePHP  menawarkan kemudahan dalam membuat aplikasi web dengan cepat, menjadikan belajar framework se-enak menikmati kue favorit.

CakePHP menawarkan sejumlah library yang menyertakan berbagai komponen berguna (sebagaimana yang harus dimiliki oleh setiap PHP framework). Sepanjang dilakukannya uji coba terhadap bermacam-macam framework, kami mengambil kesimpulan bahwa CakePHP menawarkan salah satu paket komponen terlengkap. Jadi, jika Anda ingin mengembangkan aplikasi atau web yang kaya akan fitur, maka CakePHP wajib masuk dalam list.

 

Keunggulan :

  1. Open Source, ini adalah salah satu syarat untuk berkembangnya sebuah framework yang baik.
  2. Riset yang terus-menerus dan terorganisir dengan baik. Sebuah framework bukanlah pekerjaan yang selesai dalam waktu 1 – 2 hari. Semakin terorganisirnya sebuah framework berbanding lurus dengan kualitas framework yang dihasilkan.
  3. OOP dan yang lebih penting lagi adalah MVC.
  4. CakePHP memungkinkan pengaturan user dan hak aksesnya dalam aplikasi yang kita kembangkan, dengan sarana yang lebih mudah dipahami. Fitur ini dikenal dengan nama Access Control List (ACL).
  5. Ya, barangkali inilah fitur yang jarang didapat pada framework lain.

 

  1. Phalcon

 

Di antara sekian banyaknya PHP framework, Phalcon memiliki sifat yang berbeda. Source code-nya ditulis dalam C sehingga pada dasarnya Phalcon merupakan ekstensi C dari PHP. Kedengarannya memang cukup aneh, tapi dalam praktiknya, Phalcon menjadi salah satu framework PHP tercepat yang pernah ada dengan performa yang baik sehingga dapat memberi hasil yang stabil dan berkualitas. Bahkan software ini juga telah dilengkapi dengan resource yang ringan serta menggunakan arsitektur MVC. Uniknya setelah diinstall, di dalam framework Phalcon hampir sama sekali tidak ada file. Cukup tambahkan module dan library yang dibutuhkan. Dengan begini, proses pengembangan aplikasi web tidak akan berantakan. Sayangnya, tutorial pemecahan masalah yang disediakan oleh Phalcon tidak begitu lengkap sehingga cukup meyulitkan jika terjadi bugs atau error.

 

Keunggulan Utama:

  1. Framework PHP yang berbasis pada C.
  1. Menawarkan performa yang mulus dan resource yang ringan.
  2. Menggunakan module dan library yang dibutuhkan.
  3. Fitur-fitur keren seperti : ORM, query language, template engine, micro application front controller dan devtools yang sangat berguna.

 

  1. Yii (Yes It Is!)

 

Selanjutnya dalam daftar framework PHP terbaik yang terakhir ada Yii yang juga menjadi kompetitor yang patut diperhitungkan. Untuk saat ini, bisa dibilang yang menjadi keunggulan utamanya adalah kemudahan setup-nya. Bahkan dari segi performa, Yii dapat disandingkan dengan Phalcon dan hal ini menjadi selling pointnya. Sama seperti PHP framework lainnya yang sudah kami bahas, Yii menawarkan paket komponen penting agar pengembangan aplikasi web menjadi lebih cepat. Namun yang menjadi kelebihannya adalah sekumpulan fitur kemanan yang canggih. Dengan Yii, Anda bisa membuat proyek aplikasi web dengan standar keamanan yang tinggi.

 

Keunggulan :

  1. Kecepatan dan performa yang dapat diandalkan.
  2. Anda bisa menggunakan default setup atau mengkustomisasinya sesuai kebutuhan.
  3. Menerapkan standar keamanan yang tinggi pada website dan aplikasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

For security, use of Google's reCAPTCHA service is required which is subject to the Google Privacy Policy and Terms of Use.

I agree to these terms.