Table of Content
ToggleShopee dan Instagram Kini Terhubung untuk Affiliate Marketing

Perkembangan social commerce dan content commerce memasuki fase baru. Pada 2026, Shopee dan Meta memperluas kemitraan afiliasi ke Instagram sehingga kreator yang memenuhi persyaratan dapat menghubungkan akun afiliasi Shopee dengan Instagram dan menautkan produk pada Reels maupun Feed.
Indonesia termasuk delapan negara yang mendapatkan perluasan kemitraan ini bersama Singapura, Malaysia, Thailand, Taiwan, Vietnam, Filipina, dan Brasil. Kreator dapat memperoleh komisi ketika terjadi pembelian yang memenuhi ketentuan melalui konten yang diberi tag produk. Campaign Indonesia
Bagi dunia digital marketing, perkembangan ini menarik karena perjalanan konsumen semakin terhubung:
Content → Discovery → Product → Click → Shopee → Purchase → Commission
Dengan kata lain, konten Instagram dapat menjadi bagian dari customer journey menuju transaksi.
Shopee sendiri menjelaskan bahwa Kemitraan Afiliasi Instagram memungkinkan kreator mendapatkan penghasilan tambahan dengan menautkan produk Shopee pada konten Reels dan Feed. Shopee Help Center
Apa Itu Shopee Instagram Affiliate?

Shopee Instagram Affiliate adalah integrasi antara program Shopee Affiliate dengan Instagram yang memungkinkan kreator yang memenuhi syarat memilih dan menautkan produk Shopee pada konten Instagram.
Ketika audiens menemukan produk melalui konten tersebut dan melakukan pembelian yang tervalidasi di Shopee, kreator dapat memperoleh komisi sesuai ketentuan program.
Produk yang ditandai dapat ditampilkan dengan ikon belanja dan label yang menunjukkan bahwa konten tersebut berhak mendapatkan komisi. Pembelian tetap diselesaikan melalui Shopee. Campaign Indonesia Hal ini penting untuk dipahami karena integrasinya berfungsi sebagai jembatan antara content discovery dan transaksi, sementara proses checkout berlangsung di ekosistem Shopee.
Mengapa Integrasi Shopee dan Instagram Penting?
Perkembangan ini terjadi ketika content commerce semakin besar di Asia Tenggara.
Menurut Momentum Works, platform ecommerce Asia Tenggara menghasilkan GMV sekitar US$157,6 miliar pada 2025. Shopee mempertahankan posisi teratas secara regional dengan pangsa sekitar 53%. The Lowdown
Yang lebih relevan bagi content creator adalah pertumbuhan content commerce.
Momentum Works melaporkan bahwa content commerce—yang mencakup live commerce, short video, dan content-led affiliate—menghasilkan sekitar US$49,7 miliar GMV pada 2025, setara sekitar 32% GMV platform ecommerce Asia Tenggara. The Lowdown
Data yang lebih baru dari September 2026 memperkirakan content commerce sudah mencapai sekitar 37% GMV platform ecommerce Asia Tenggara dan berpotensi mencapai US$77,9 miliar pada 2026. The Lowdown Angka tersebut memperlihatkan perubahan perilaku belanja: konten semakin berperan dalam proses menemukan dan mempertimbangkan produk.
Shopee Affiliate Instagram Tersedia di Indonesia
Kemitraan afiliasi Instagram–Shopee diperluas ke Indonesia pada 2026.
Kreator yang memenuhi persyaratan dapat:
- menghubungkan akun Instagram dengan Shopee Affiliate;
- memilih produk dari katalog Shopee;
- menautkan produk pada Reels;
- menautkan produk pada Feed;
- menampilkan beberapa produk dalam satu konten;
- memperoleh komisi dari pembelian yang memenuhi syarat. Shopee Help Center
Shopee menyebut bahwa satu Reels dapat memuat hingga 30 tautan produk, sementara Feed carousel dapat menampilkan produk berbeda pada setiap slide dengan maksimal 20 produk per carousel. Shopee Help Center
Syarat Menggunakan Shopee Affiliate di Instagram
Berdasarkan Pusat Bantuan Shopee, persyaratan Kemitraan Afiliasi Instagram mencakup:
- Berusia minimal 18 tahun.
- Menggunakan Instagram dalam Mode Profesional atau akun publik.
- Memiliki minimal 1.000 followers.
- Memenuhi Standar Kelayakan Monetisasi dan Kebijakan Monetisasi Mitra.
- Tidak memiliki riwayat pelanggaran integritas akun.
- Terdaftar dalam Shopee Affiliate Program. Shopee Help Center
Ketersediaan fitur juga dilakukan secara bertahap. Shopee menjelaskan bahwa pada tahap peluncuran awal, fitur dapat belum muncul pada seluruh akun yang secara umum telah memenuhi persyaratan. Shopee Help CenterCatatan: persyaratan platform dapat berubah, sehingga kreator sebaiknya selalu memeriksa Pusat Bantuan Shopee sebelum melakukan implementasi.
Tutorial Menghubungkan Shopee Affiliate dengan Instagram

Berikut alur yang tercantum dalam dokumentasi resmi Shopee.
1. Aktifkan Mode Profesional Instagram
Buka:
Instagram → Profile → ≡ → Pengaturan/Privasi → Tipe Akun
Kemudian pilih opsi untuk menggunakan akun profesional.
Shopee juga menyediakan opsi akun publik sesuai persyaratan program. Shopee Help Center
2. Masuk ke Dasbor Profesional
Setelah menggunakan Mode Profesional, buka:
Dasbor Profesional → Monetisasi → Kemitraan Afiliasi
Kemudian cari:
Shopee Affiliate Program
Pilih Lanjutkan. Shopee Help Center
3. Izinkan Koneksi
Setelah memilih Shopee Affiliate Program:
Lanjutkan → Izinkan
Instagram kemudian akan mengarahkan proses ke aplikasi Shopee.
4. Hubungkan Meta dan Shopee
Di aplikasi Shopee, pilih:
Lanjutkan
Proses tersebut digunakan untuk menghubungkan akun Meta dan Shopee.
Setelah koneksi berhasil, akun dapat digunakan untuk menautkan produk Shopee pada konten Instagram yang mendukung fitur tersebut. Shopee Help Center
Tutorial Menambahkan Produk Shopee ke Instagram Reels

Setelah akun terhubung, kreator dapat membuat Reels dengan produk afiliasi.
Langkah 1 — Buat Reels
Buat video seperti biasa.
Contohnya:
“3 rekomendasi kemeja kerja di bawah Rp100 ribu.”
Konten dapat berupa:
- review;
- tutorial;
- perbandingan;
- unboxing;
- rekomendasi;
- demonstrasi penggunaan;
- tips memilih produk.
Langkah 2 — Pilih Add Products
Pada proses publikasi Reels, pilih:
Add Products
Kemudian pilih:
Shopee → Affiliate Programs
Langkah 3 — Cari Produk
Produk dapat dicari berdasarkan:
- nama produk;
- brand;
- katalog;
- link produk Shopee.
Shopee secara resmi menyediakan opsi pencarian produk melalui katalog maupun penggunaan link produk. Shopee Help Center
Langkah 4 — Pilih Produk
Pilih produk yang relevan.
Estimasi komisi dapat terlihat dalam proses pemilihan produk.
Langkah 5 — Konfirmasi
Pilih:
Next → Done
Kemudian publikasikan Reels dengan:
Share
Shopee menyebut maksimal 30 produk dapat ditautkan pada satu Reels. Shopee Help Center
Tutorial Menambahkan Produk Shopee ke Instagram Feed
Prosesnya hampir sama.
1. Buat Feed Post
Siapkan foto atau carousel.
2. Pilih Add Products
Pilih:
Shopee → Affiliate Programs
3. Cari Produk
Gunakan nama produk, brand, katalog, atau link produk Shopee.
4. Pilih Produk
Pilih produk yang sesuai dengan isi konten.
5. Konfirmasi
Pilih:
Next → Done → Share
Pada carousel Feed, Shopee menyebut maksimal 20 produk, dengan produk yang dapat berbeda pada setiap slide. Shopee Help Center
Bagaimana Bentuk Funnel Shopee Affiliate Instagram?
Secara sederhana, sistemnya dapat digambarkan seperti ini:
Instagram Reels/Feed
↓
Audiens menemukan konten
↓
Audiens melihat produk
↓
Klik produk
↓
Masuk ke Shopee
↓
Pembelian tervalidasi
↓
Kreator mendapatkan komisi sesuai ketentuan
Inilah yang dapat disebut sebagai content-to-commerce funnel.
Kreator tidak hanya memproduksi konten untuk mendapatkan views. Konten dapat dirancang agar memiliki hubungan dengan tahap berikutnya dalam perjalanan pelanggan.
Reels dan Peluang Menjangkau Non-Followers
Salah satu alasan Reels menarik untuk affiliate marketing adalah kemampuan Instagram dalam mendistribusikan konten kepada pengguna yang belum mengikuti kreator.
Meta memperkenalkan Trial Reels, yaitu fitur yang memungkinkan kreator menguji Reels kepada non-followers terlebih dahulu. Meta kemudian menyatakan bahwa Trial Reels tersedia lebih luas bagi kreator. About Facebook
Dalam analisis internal Meta terhadap lebih dari 400.000 kreator, Meta melaporkan bahwa 40% kreator yang mencoba Trial Reels kemudian meningkatkan frekuensi posting Reels; dari kelompok tersebut, 80% melihat peningkatan jangkauan dari non-followers. Meta juga menegaskan bahwa hasil tersebut tidak menjamin performa setiap kreator. About Facebook
Bagi affiliate marketer, konsep ini menarik:
Followers → penting
Reach → penting
Relevance → semakin penting
Konten yang relevan memiliki peluang untuk ditemukan di luar basis followers sendiri.
Instagram Affiliate dan Instagram Live: Apa Bedanya?
Ini bagian yang perlu diperhatikan agar tidak terjadi salah pemahaman.
Kemitraan Afiliasi Instagram Shopee yang dijelaskan Shopee berfokus pada Reels dan Feed. Shopee Help Center
Sementara Shopee Live merupakan pengalaman live shopping di dalam ekosistem Shopee.
Jadi terdapat dua skenario:
Instagram Affiliate
Instagram Reels/Feed
→ produk Shopee
→ audiens menemukan produk
→ klik
→ Shopee
→ transaksi
Shopee Live
Shopee Live
→ live streaming
→ produk ditampilkan
→ audiens melihat produk
→ transaksi di Shopee
Keduanya dapat digunakan dalam strategi digital marketing, namun mekanisme platformnya berbeda.
Bagaimana dengan Instagram Live?
Perkembangan Instagram Live juga semakin relevan dalam strategi commerce.
Meta pada 2026 terus memperluas solusi yang menghubungkan discovery, live content, dan purchase journey. Meta juga menjelaskan bahwa kreator dapat menggunakan product tags dan affiliate links pada Reels serta Feed untuk membantu audiens menemukan produk dan melakukan pembelian. About Facebook
Artinya, Instagram semakin berkembang dari sekadar kanal publikasi konten menuju discovery layer dalam customer journey.
Untuk bisnis, pendekatannya dapat berupa:
Reels → Discovery
Feed → Education
Stories → Reminder
Live → Engagement
Shopee → Conversion
Implementasi aktual setiap fitur tetap bergantung pada akun, negara, kelayakan, dan fitur yang tersedia.
Mengapa Transaksi Tetap Dilakukan di Shopee?
Dalam konteks Indonesia, regulasi juga berpengaruh terhadap desain social commerce.
Permendag Nomor 31 Tahun 2023 menyatakan bahwa penyelenggara PMSE dengan model bisnis Social-Commerce dilarang memfasilitasi transaksi pembayaran pada sistem elektroniknya. JDIH Kemendag
Karena itu, integrasi Instagram–Shopee di Indonesia dapat dipahami sebagai:
Instagram = discovery, content, product recommendation
Shopee = marketplace dan transaction
Dengan model tersebut, pengguna dapat menemukan produk melalui konten Instagram lalu menyelesaikan transaksi pada Shopee.

Data Terbaru: Mengapa Content Commerce Semakin Penting?
Data Momentum Works memberikan gambaran yang lebih besar.
Pada 2025, platform ecommerce Asia Tenggara mencapai sekitar US$157,6 miliar GMV. Shopee memegang sekitar 53% pangsa regional. Indonesia menjadi pasar terbesar di kawasan berdasarkan GMV, dengan nilai sekitar US$57,7 miliar pada 2025; Momentum Works memperkirakan Shopee menguasai sekitar 54% pasar Indonesia, TikTok Shop 38%, dan Lazada 6%. The Lowdown
Pada September 2026, Momentum Works melaporkan bahwa content commerce diperkirakan telah mencapai 37% GMV platform ecommerce Asia Tenggara, dengan proyeksi mencapai US$77,9 miliar pada 2026. The Lowdown
Ini mencakup berbagai bentuk aktivitas seperti:
- live commerce;
- short-video commerce;
- content-led affiliate;
- creator-driven commerce.
Dengan demikian, kreator memiliki peran yang semakin dekat dengan aktivitas penjualan.
Strategi Shopee Affiliate Instagram untuk Digital Marketer
Integrasi platform saja belum cukup untuk menghasilkan performa.
Kreator perlu membangun content-to-commerce strategy.
Contohnya:
Reels 1 — Awareness
“3 kesalahan memilih kemeja kerja.”
Tujuan: menarik perhatian.
Reels 2 — Education
“Cara memilih bahan kemeja yang nyaman untuk kerja.”
Tujuan: membangun kepercayaan.
Reels 3 — Review
“Saya coba kemeja ini selama seminggu.”
Tujuan: memberikan pengalaman produk.
Reels 4 — Comparison
“Kemeja Rp80 ribu vs Rp150 ribu, apa bedanya?”
Tujuan: membantu keputusan pembelian.
Feed Carousel
“Panduan memilih ukuran kemeja.”
Tujuan: mengurangi keraguan calon pembeli.
Live
“Tanya jawab soal bahan, ukuran, dan warna.”
Tujuan: engagement.
Shopee
Pembelian.
Tujuan: conversion.
Dengan pendekatan ini, setiap konten memiliki peran dalam customer journey.
Jangan Hanya Mengejar Views
Salah satu kesalahan umum affiliate marketing adalah menjadikan views sebagai satu-satunya KPI.
Padahal funnel memiliki beberapa tahapan.
Kreator dapat memantau:
Reach
↓
Views
↓
Engagement
↓
Product Click
↓
Product View
↓
Order
↓
Conversion
↓
Commission
Dari sini muncul pertanyaan yang lebih strategis:
Konten mana yang menghasilkan transaksi?
Sebuah Reels dengan views lebih rendah dapat memiliki kontribusi bisnis yang berbeda dibandingkan konten dengan views tinggi.
Karena itu, digital marketer perlu membaca data dari awareness hingga conversion, bukan hanya vanity metrics.
Peluang bagi Brand dan UMKM
Bagi brand dan UMKM, integrasi Shopee dan Instagram membuka model kolaborasi dengan kreator.
Misalnya sebuah brand fashion memiliki 100 produk.
Daripada hanya mengandalkan akun brand sendiri, perusahaan dapat bekerja sama dengan beberapa kreator yang memiliki audiens relevan.
Skemanya:
Brand
→ menyediakan produk
Creator
→ membuat konten
Instagram
→ menjadi discovery channel
Shopee
→ menjadi transaction channel
Affiliate
→ menjadi performance-based incentive
Model seperti ini membuat creator marketing semakin dekat dengan performance marketing.
Shopee dan Meta Juga Menguji Iklan Afiliasi
Perkembangan berikutnya adalah affiliate advertising.
Shopee dan Meta dilaporkan tengah menguji solusi iklan afiliasi di sejumlah pasar Asia Tenggara. Dengan persetujuan kreator, konten afiliasi tertentu dapat diperkuat menjadi promosi berbayar dengan label yang jelas. detikfinance
Secara strategis, modelnya dapat menjadi:
Creator Content
↓
Organic Performance
↓
Konten Terbukti
↓
Paid Amplification
↓
Audience Expansion
↓
Conversion
Bagi marketer, ini membuka kemungkinan menggabungkan creator marketing + affiliate marketing + paid advertising.
Namun ketersediaan dan mekanisme fitur iklan tersebut dapat berbeda berdasarkan pasar dan tahap pengujian.
Apa yang Perlu Dipelajari Digital Marketer?
Perubahan ini menunjukkan bahwa pekerjaan digital marketer semakin terintegrasi.
Seorang marketer perlu memahami:
1. Content Strategy
Bagaimana membuat konten yang relevan dengan kebutuhan audiens.
2. Affiliate Marketing
Bagaimana memilih produk, memahami komisi, dan mengoptimalkan konten untuk conversion.
3. Social Media Marketing
Bagaimana memahami distribusi konten di Instagram.
4. Copywriting
Bagaimana mengubah perhatian menjadi ketertarikan.
5. Video Marketing
Bagaimana membuat Reels yang mampu menyampaikan manfaat produk dengan cepat.
6. Conversion Funnel
Bagaimana menghubungkan konten dengan tindakan.
7. Analytics
Bagaimana membaca data dari reach hingga transaksi.
8. Customer Journey
Bagaimana memahami proses:
Discover → Consider → Click → Purchase → Repeat Inilah alasan mengapa digital marketing semakin membutuhkan kemampuan berpikir sistem, bukan sekadar kemampuan membuat postingan.
FAQ Shopee Instagram Affiliate
Apa itu Shopee Instagram Affiliate?
Shopee Instagram Affiliate adalah kemitraan yang memungkinkan kreator Instagram yang memenuhi syarat menghubungkan akun afiliasi Shopee dan menautkan produk Shopee pada Reels atau Feed. Pembelian yang memenuhi ketentuan dapat menghasilkan komisi bagi kreator. Shopee Help Center
Apakah Shopee Affiliate bisa digunakan di Instagram?
Ya. Shopee telah menyediakan Kemitraan Afiliasi Instagram bagi kreator yang memenuhi persyaratan program. Shopee Help Center
Berapa minimal followers?
Pusat Bantuan Shopee mencantumkan minimal 1.000 followers untuk Kemitraan Afiliasi Instagram. Shopee Help Center
Apakah harus akun Instagram profesional?
Shopee mencantumkan akun dengan Mode Profesional atau mode publik sebagai persyaratan. Shopee Help Center
Apakah semua akun langsung mendapatkan fitur?
Belum tentu. Shopee menjelaskan bahwa fitur masih dapat diluncurkan secara bertahap kepada kreator yang memenuhi syarat. Shopee Help Center
Berapa produk yang dapat ditautkan di Reels?
Menurut Pusat Bantuan Shopee, hingga 30 produk dapat ditautkan pada satu Reels. Shopee Help Center
Berapa produk yang dapat ditautkan pada Feed?
Untuk carousel Feed, Shopee menyebut maksimal 20 produk, dengan produk berbeda pada setiap slide. Shopee Help Center
Apakah transaksi dilakukan di Instagram?
Untuk konteks kemitraan Shopee di Indonesia, pembelian diselesaikan di Shopee. Hal ini juga sejalan dengan ketentuan Indonesia mengenai social commerce yang membatasi fasilitas pembayaran pada sistem elektronik social commerce. Campaign Indonesia
Apakah Shopee Affiliate Instagram sama dengan Shopee Live?
Tidak. Shopee Affiliate Instagram berfokus pada penautan produk dalam konten Instagram seperti Reels dan Feed, sedangkan Shopee Live merupakan fitur live shopping di platform Shopee. Shopee Help Center
Content Kini Semakin Dekat dengan Commerce
Perluasan Shopee Affiliate ke Instagram memperlihatkan perubahan besar dalam ekosistem digital marketing.
Instagram semakin berfungsi sebagai discovery channel, kreator menjadi bagian dari proses rekomendasi produk, sementara Shopee menjadi tempat transaksi.
Perubahan ini semakin relevan ketika content commerce berkembang pesat di Asia Tenggara. Momentum Works memperkirakan content commerce telah mencapai sekitar 37% GMV platform ecommerce kawasan pada 2026. The Lowdown
Bagi kreator dan digital marketer, fokusnya dapat bergeser dari sekadar:
“Bagaimana mendapatkan views?”
menjadi:
“Bagaimana mengubah konten yang relevan menjadi perjalanan pelanggan yang terukur?”
Framework sederhananya:
CONTENT → DISCOVERY → TRUST → PRODUCT → CLICK → PURCHASE → DATA → OPTIMIZATION
Inilah kompetensi yang semakin penting dalam digital marketing modern.
Di Argia Academy, perkembangan seperti ini dapat dipelajari sebagai studi kasus nyata bagaimana content marketing, social media marketing, affiliate marketing, ecommerce, analytics, dan conversion optimization saling terhubung dalam satu customer journey.
Belajar digital marketing tidak cukup dengan mengetahui fitur terbaru. Yang lebih penting adalah memahami bagaimana fitur tersebut bekerja dalam sebuah sistem pemasaran.
Sumber dan Referensi
- Shopee Help Center — Kemitraan Afiliasi Instagram
- Campaign Indonesia — Shopee dan Meta Perluas Afiliasi ke Instagram
- detikFinance — Shopee Gandeng Meta, Kreator Kini Bisa Raup Komisi lewat Instagram
- Meta — Trial Reels untuk menjangkau non-followers
- Meta — Product links dan affiliate pada Instagram
- Momentum Works — Ecommerce in Southeast Asia 2026
- Momentum Works — Content Commerce Southeast Asia 2026
- JDIH Kementerian Perdagangan — Permendag Nomor 31 Tahun 2023


