Table of Content
ToggleArgia Academy Berkontribusi dalam Retail Industry Workshop Global Sources Indonesia 2026

Jakarta, 19 September 2026 — Argia Academy turut mengambil bagian dalam rangkaian Retail Industry Workshop at Global Sources Indonesia 2026 melalui kehadiran Kurniawan Subiantoro, Founder Argia Academy sekaligus trainer dan praktisi digital marketing.
Kegiatan tersebut berlangsung di Hall C, Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta Pusat, sebagai bagian dari rangkaian Global Sources Indonesia yang diselenggarakan pada 17–19 September 2026.
Dalam kesempatan tersebut, Kurniawan Subiantoro membawakan sesi bertajuk:
“Kenapa Live Shopping-mu Sepi, Padahal Produknya Bagus?”
Sesi ini mengangkat pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) dalam strategi live shopping, mulai dari persiapan konten sebelum live hingga proses follow-up setelah calon pelanggan berinteraksi dengan bisnis.
Kehadiran Kurniawan membawa perspektif digital marketing yang aplikatif ke dalam rangkaian workshop yang memang dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada retailer, pemilik brand, dan online seller.
Global Sources sendiri menjelaskan bahwa Global Sources Indonesia 2026 merupakan pameran sourcing B2B yang mempertemukan buyer dengan supplier terverifikasi, khususnya dalam kategori Electronics, Home Appliances, serta Gifts & Home. Global Sources
Membawa Perspektif Digital Marketing ke Industri Retail
Global Sources Indonesia 2026 memiliki cakupan yang luas. Event ini tidak hanya menjadi ruang pertemuan antara buyer dan supplier, tetapi juga menghadirkan rangkaian kegiatan edukasi melalui Retail Industry Workshop dan program terkait industri retail.
Menurut laporan Bisnis.com, penyelenggaraan Global Sources Indonesia 2026 di JICC pada 17–19 September mempertemukan ribuan pelaku bisnis dengan supplier dari berbagai negara Asia. Pada rangkaian hari pertama, Retail Industry Workshop juga menjadi bagian dari program yang memberikan wawasan dan keterampilan praktis bagi pelaku usaha. Bisnis.com
Dalam ekosistem seperti ini, pembahasan mengenai digital marketing menjadi semakin relevan.
Produk yang berkualitas membutuhkan strategi pemasaran yang mampu menjembatani produk tersebut dengan calon pembeli.
Salah satu kanal yang berkembang dalam ekosistem perdagangan digital adalah live shopping.
Melalui live shopping, seller memiliki kesempatan untuk menjelaskan produk, berinteraksi dengan calon pelanggan, menjawab pertanyaan, menunjukkan penggunaan produk, serta membangun kepercayaan secara langsung.
Namun, aktivitas live shopping tidak hanya dimulai ketika kamera dinyalakan.
Ada proses yang perlu dipersiapkan sebelum live dan ada pekerjaan yang perlu dilakukan setelah live selesai.
Di sinilah materi yang dibawakan Kurniawan Subiantoro menjadi relevan.
Framework AI: Dari Konten Pre-Live hingga Follow-Up Auto-Closing
Dalam sesi Retail Industry Workshop tersebut, Kurniawan Subiantoro memperkenalkan pembahasan mengenai:
- Konten pre-live untuk menjaring calon buyer
- Framework AI untuk optimasi live shopping
- Follow-up otomatis untuk mendukung proses closing
Pendekatan tersebut melihat live shopping sebagai sebuah customer journey, bukan aktivitas yang berdiri sendiri.
Sebelum sesi live berlangsung, bisnis perlu membangun perhatian dan ekspektasi calon pelanggan.
Konten pre-live dapat digunakan untuk memperkenalkan produk, mengangkat masalah yang dialami target market, memberikan alasan untuk mengikuti live, sekaligus membangun anticipation.
Ketika live berlangsung, strategi bergeser kepada bagaimana menarik perhatian, mempertahankan engagement, menjelaskan value produk, dan mengarahkan calon pelanggan menuju tindakan.
Setelah live selesai, proses masih berlanjut.
Calon pembeli yang sudah menunjukkan ketertarikan dapat membutuhkan informasi tambahan sebelum mengambil keputusan. Karena itu, follow-up menjadi bagian penting dalam keseluruhan sistem pemasaran.
AI kemudian dapat ditempatkan pada berbagai tahapan untuk membantu proses tersebut menjadi lebih terstruktur dan efisien.
Peran AI dalam Strategi Live Shopping
Pemanfaatan AI dalam pemasaran berkembang dari sekadar membuat teks atau gambar menjadi bagian dari workflow bisnis.
Untuk live shopping, AI dapat membantu dalam berbagai aktivitas, seperti:
1. Riset ide konten
AI dapat membantu mengolah informasi mengenai target market dan menghasilkan alternatif topik konten yang relevan.
2. Penyusunan konten pre-live
Ide dapat dikembangkan menjadi berbagai format konten untuk membangun awareness sebelum sesi live.
3. Penyusunan script
AI dapat membantu membuat struktur pembukaan, penjelasan produk, FAQ, hingga call-to-action.
4. Pengolahan pertanyaan pelanggan
Pertanyaan yang sering muncul selama aktivitas pemasaran dapat dikelompokkan dan digunakan sebagai bahan evaluasi maupun konten berikutnya.
5. Follow-up
Data interaksi pelanggan dapat digunakan sebagai dasar untuk menyusun komunikasi lanjutan yang lebih terstruktur.
Namun, AI tetap membutuhkan arahan manusia.
AI dapat membantu mempercepat pekerjaan, sementara strategi, positioning, penawaran, dan keputusan bisnis tetap membutuhkan pertimbangan manusia.
Kurniawan Subiantoro: Pengalaman Teknologi dan Digital Marketing

Kehadiran Kurniawan Subiantoro dalam Retail Industry Workshop juga merepresentasikan perjalanan panjang Argia Academy dalam bidang pendidikan digital marketing.
Profil resmi Argia Academy mencatat bahwa Kurniawan merupakan trainer digital marketing bersertifikasi BNSP yang telah membimbing peserta sejak 2008. Ia memiliki latar belakang Informatika dan pengalaman profesional yang berkembang dari bidang programming, IT support, internet marketing, hingga digital marketing. argiaacademy.com
Perjalanan tersebut kemudian berlanjut dengan berdirinya Argia Academy sebagai lembaga pendidikan yang berfokus pada digital marketing dan teknologi informasi. argiaacademy.com
Pengalaman tersebut menjadi salah satu fondasi pendekatan Argia Academy dalam mengembangkan pembelajaran yang menghubungkan antara konsep dan praktik.
Dalam berbagai program pelatihannya, Kurniawan juga telah membawakan materi digital marketing, TikTok, advertising, dan strategi pemasaran digital. Dokumentasi kegiatan Argia Academy sebelumnya menunjukkan keterlibatannya dalam berbagai workshop untuk institusi maupun pelaku usaha. argiaacademy.com
Argia Academy dan Pembelajaran Digital yang Aplikatif
Partisipasi dalam Retail Industry Workshop Global Sources Indonesia 2026 menjadi salah satu bentuk keterlibatan Argia Academy dalam ekosistem pengembangan kompetensi digital.
Bagi Argia Academy, edukasi digital marketing memiliki konteks yang lebih luas daripada sekadar mempelajari sebuah platform.
Peserta perlu memahami bagaimana sebuah sistem pemasaran bekerja.
Mulai dari:
Audience → Content → Traffic → Engagement → Conversion → Follow-up → Measurement
AI kemudian dapat digunakan untuk membantu mempercepat dan mengoptimalkan berbagai tahapan tersebut.
Pendekatan seperti ini semakin relevan bagi UMKM, retailer, seller, dan pemilik brand yang menghadapi tuntutan untuk bekerja lebih cepat sekaligus lebih terukur.
Dokumentasi Peran Argia Academy di Global Sources Indonesia 2026

Kegiatan pada Sabtu, 19 September 2026 menjadi momentum bagi Argia Academy untuk hadir di salah satu agenda industri retail di Jakarta.
Kurniawan Subiantoro tampil sebagai pembicara dalam sesi Retail Industry Workshop dengan durasi 15.30–17.00 WIB di Hall C, JICC Senayan.
Materi yang dibawakan berfokus pada pemanfaatan AI dalam ekosistem live shopping, khususnya bagaimana seller dapat mempersiapkan konten sebelum live dan membangun sistem follow-up setelah interaksi dengan calon pelanggan.
Kehadiran tersebut sekaligus memperlihatkan bagaimana kompetensi digital marketing dapat diterapkan dalam konteks industri retail yang semakin terintegrasi dengan teknologi.
Global Sources mencatat bahwa edisi 2026 menghadirkan 800 exhibitor, 22.000 trade attendees, dan lebih dari 1.800 business meetings menurut informasi resmi penyelenggara. Event tersebut juga dirancang untuk mempertemukan importir, distributor, retailer, OEM/ODM brand owner, dan sourcing agent dengan supplier terverifikasi. Global Sources
Dalam konteks tersebut, edukasi mengenai digital marketing dan AI menjadi bagian yang melengkapi sisi sourcing dan perdagangan.
Dari Event Industri Menuju Kompetensi Digital
Kehadiran Argia Academy dalam Retail Industry Workshop Global Sources Indonesia 2026 memperkuat satu hal: transformasi digital membutuhkan kompetensi, bukan sekadar teknologi.
AI dapat membantu bisnis menghasilkan konten lebih cepat.
Live shopping dapat membuka ruang interaksi langsung dengan pelanggan.
Automation dapat membantu proses follow-up.
Namun seluruh teknologi tersebut membutuhkan strategi agar dapat memberikan dampak yang relevan terhadap bisnis.
Melalui keterlibatan Kurniawan Subiantoro sebagai pembicara, Argia Academy membawa pendekatan edukasi digital marketing ke dalam forum yang mempertemukan pelaku retail, seller, brand owner, dan profesional bisnis.
Bagi Argia Academy, pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan untuk terus menghadirkan pembelajaran yang menghubungkan teknologi, strategi, dan praktik bisnis.
AI mempercepat proses. Strategi menentukan arah. Manusia tetap memegang keputusan.
Tingkatkan Omzet Bisnis dan Penjualan Melalui Live Shopping Berbasis AI
Ingin tim penjualan atau brand Anda menguasai strategi live shopping modern, pembuatan konten pre-live, hingga follow-up otomatis berbasis AI bersama mentor bersertifikasi? Konsultasikan kebutuhan pelatihan dan in-house training perusahaan Anda bersama tim ahli Argia Academy.
Pertanyaan Seputar Kurniawan Subiantoro Argia Academy di Global Sources 2026 (FAQ)
Kapan dan di mana sesi materi Kurniawan Subiantoro Argia Academy diselenggarakan?
Sesi workshop yang dipandu oleh Kurniawan Subiantoro Argia Academy berlangsung pada hari Sabtu, 19 September 2026, pukul 15.30 hingga 17.00 WIB, bertempat di Hall C, Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, Jakarta Pusat.
Apa topik utama yang dibawakan dalam Retail Industry Workshop ini?
Materi lokakarya berfokus pada strategi mengatasi sesi live shopping yang sepi melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), mencakup persiapan konten pre-live, panduan alur interaksi siaran langsung, hingga otomatisasi penutupan transaksi (follow-up auto-closing).
Siapa sasaran audiens dari lokakarya industri retail ini?
Program pelatihan ini dirancang khusus bagi para pelaku usaha ritel, pemilik brand (brand owner), online seller, importir, distributor, serta praktisi digital marketing yang ingin meningkatkan konversi penjualan digital secara terstruktur.
Bagaimana cara mengadakan pelatihan digital marketing serupa untuk internal perusahaan?
Perusahaan atau komunitas bisnis dapat menyelenggarakan program in-house training dan workshop digital marketing bersama Argia Academy dengan menghubungi narahubung resmi melalui kontak WhatsApp yang tersedia pada halaman ini.


